Tanjung Lesung, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bidang Pariwisata

Mungkin masih belum banyak orang yang tau dengan Tanjung Lesung. Tanjung Lesung merupakan sebuah daerah pariwisata pantai yang terletak di Pandeglang, Banten. Disini saya ingin sedikit berbagi informasi tentang Tanjung lesung bagi Anda yang ingin berinvestasi di Tanjung Lesung.

Tapi sebelumnya saya ingin membahas sedikit tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kawasan Ekonomi Khusus itu adalah kawasan dengan batasan tertentu yang mencakup dalam daerah atau wilayah untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan akan memperoleh fasilitas kemudahan tertentu. KEK ini dikembangkan dengan mempersiapkan daerah-daerah yang diunggulkan untuk menampung kegiatan industri, ekspor, impor dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional. KEK diselenggarakan oleh Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus yang dibentuk melalui Keputusan Presiden Nomor 8 tahun 2010. Dewan tersebut bertanggungjawab langsung kepada presiden dan diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Saat ini ada 8 KEK yang telah ditetapkan pemerintah yaitu :

  1. Tanjung Lesung (Banten)
  2. Sei Mangkei (Sumatera Utara)
  3. Palu (Sulawesi Tengah)
  4. Bitung (Sulawesi Utara)
  5. Mandalika (NTB)
  6. Morotai (Maluku Utara)
  7. Tanjung Api-Api (Sumatera Selatan)
  8. Maloi Batuta Trans Kalimantan/MBTK (Kalimantan Timur)

Kembali lagi membahas Tanjung Lesung. Tanjung Lesung merupakan Kawasan Ekonomi Khusus yang difokuskan di bidang Pariwisata. Untuk KEK yang berfokus di kegiatan utama pariwisata, pemerintah memberikan kemudahan berupa :

  • Tax Holiday untuk investasi kegiatan utama berupa pengurangan PPh sebesar 20-100% selama 10-25 tahun dengan investasilebih dari 1 Triliun, atau pengurangan PPh sebesar 20-100% selama 5-15 tahun dengan nilai investasi lebih dari Rp 500 Milliar.
  • Tax Allowance untuk investasi di luar bidang kegiatan utama berupa pengurangan penghasilan neto sebesar 30% selama 6 tahun, percepatan penyusutan, PPh atas dividen sebesar 10% dan kompensasi kerugian 5-10 tahun
  • Pengurangan Pajak Pembangunan I sebesar 50%-100% atau pengurangan pajak hiburan sebesar 50%-100%.
  • Fasilitas Visa Kunjungan Saat Kedatangan selama 30 hari dan dapat diperpanjang 5 kali masing-masing 30 hari, multiple visa berlaku 1 tahun, izin tinggal bagi asing yang memiliki properti di KEK, izin tinggal bagi orang asing lanjut usia yang tinggal di KEK pariwisata.

Investasi dalam pembangunan kawasan seluas 1.500 Ha ini adalah sebesar 4.2 Trilliun Rupiah dan diperkirakan hingga tahun 2025 akan menarik investasi hingga Rp 92.4 Trillun Rupiah.

Rencana Pembangunan Tol Menuju Tanjung Lesung

Selain itu, Presiden Joko Widodo juka memerintahkan langsung untuk pembangungan jalan tol yang menghubungkan antara akses Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang menuju Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten sepanjang 60 kilometer (km) akan dimulai pada tahun 2016 ini dan ditargetkan selesai dalam 3 tahun.

Pembangunan KEK Tanjung Lesung yang memiliki panjang pantai 13 km ini, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 tahun 2012 dan ditargetkan akan selesai pada tahun 2022 mendatang. KEK Tanjung Lesung sendiri dikelola oleh PT Jabebeka melalui anak usahanya PT Banten West Java‎ (BWJ).

 

0

No Comments Yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*