COBIT 5 Principles : Meeting Stakeholder Needs (Part 1)

Sebuah perusahaan ada untuk menciptakan nilai (value) untuk stakeholder-stakeholder perusahaan tersebut. Hal ini mengakibatkan, perusahaan apapun, baik komersil maupun tidak, menjadikan penciptaan nilai bagi stakeholder sebagai objektif dari aktivitas tata kelola (governance). Berdasarkan pemahaman COBIT 5, penciptaan nilai (value creation) berarti memberikan manfaat dengan mengoptimalkan risiko dan penggunaan biaya. COBIT 5 Goals Cascade Kebutuhan stakeholder diterjemahkan ke dalam Goals ...

Perlunya Implementasi COBIT 5 di Perusahaan

COBIT 5 merupakan panduan yang disusun oleh ISACA terkait governance dan management IT di perusahaan. COBIT 5 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan : Memahami ekspektasi stakeholder terhadap informasi dan teknologi terkait. Ada beberapa pertimbangan yang dilakukan oleh stakeholder seperti : manfaat apa yang diharapkan, risiko yang mungkin terjadi, biaya yang mampu ditanggung serta prioritas dalam menjamin nilai yang ...

5 Prinsip Yang Mendasari COBIT 5

Enabler adalah segala sesuatu yang dapat membantu pencapaian tujuan dari perusahaan. COBIT 5 mendefinisikan 7 kategori enabler : Prinsip, aturan dan kerangka kerja (principles, policies and framework) Proses-proses (processes) Struktur organisasi (organisational structures) Budaya, etika dan perilaku (culture, ethics and behaviour) Informasi (information) Layanan, infrastruktur dan aplikasi (Service, infrastructure and application) Orang, keahlian dan kompetensi (people, skills and competencies) COBIT 5 didasari oleh ...

Pengenalan COBIT 5

Karena tidak ada terjemahan yang tepat untuk membedakan antara governance dan management dalam bahasa Indonesia. Setiap kata governance dan management akan dituliskan apa adanya dalam bahasa Inggris. Informasi merupakan sumberdaya yang menjadi semakin penting bagi sebuah perusahaan dalam menghasilkan produk maupun layanan yang lebih baik dari produk atau layanan milik pesaing mereka. Sehingga, memastikan organisasi mengelola ...